Info Sekolah
Senin, 06 Feb 2023
  • Selamat Datang di Website SDIT Nurul Iman Purwantoro

Kostum Plastik SDIT Nurul Iman Menjadi Pusat Perhatian di Karnaval

Diterbitkan : - Kategori : Berita Sekolah

Kamis (18/8/22) SDIT Nurul Iman mengikuti Karnaval Kebangsaan yang diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-77 dengan tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Karnaval tersebut dimulai pada pukul 07.00 WIB di Lapangan Jetak dan selesai di depan Kecamatan Purwantoro. Awalnya siswa siswi berkumpul di Lapangan Jetak sambil menunggu giliran berjalan. Banyak bidang yang diusung seperti budaya berupa baju adat dari Jawa Tengah, Betawi, Jawa Barat, Sumatera maupun Sulawesi. Bidang kesehatan berupa profesi seperti dokter, perawat, bidan, dengan properti yang digunakan yaitu obat, tablet, alat suntik, dan stletoskop. Bidang kesenian berupa kostum tarian reog dan tari merak. Bidang keagamaan berupa properti seperti ka’bah, Al-Qur’an, dan orang berhaji. Bidang hukum dan keamanan yang didukung oleh adanya polisi, tahanan, security dan tentara. Bidang pendidikan didukung oleh kostum SD, SMP, SMA, sarjana, dan profesi seperti guru.

Kegiatan Karnaval Kebangsaan yang dilakukan tentunya membutuhkan persiapan yang matang, begitupula SDIT Nurul Iman.

“Persiapan Karnaval Kebangsaan yang dilakukan diawali dengan mengajak warga sekolah baik guru maupun siswa dan membagi tugas, membagi sesuai tema di setiap tingkatan kelas, membuat jadwal pelaksanaan kegiatan berkaitan dengan pawai, kostum, maupun propreti, mengkoordinasikan terkait titik kumpul, dan pelaksanaan pawai.” Ujar bapak Istanto S,Pd selaku kepala SDIT Nurul Iman . Beliau juga menambahkan “Besar harapan dengan adanya Karnaval Kebangsaan semakin meningkatkan cinta tanah air dan mengetahui  keberagaman Indonesia sehingga tercipta Kebhinekaan”.

Karnaval Kebangsaan yang diselenggarakan mewakili Desa/Kelurahan. Kelurahan Tegalrejo merupakan gabungan SDN 1 Tegalrejo, SDN 2 Tegalrejo, MI Sanggrong, dan SDIT Nurul Iman. Kontingen SDIT Nurul Iman selain menggunakan kostum bertema juga memiliki keunikan yaitu kostum yang terbuat dari bahan bekas plastik. Siapa sangka plastik yang dianggap orang-orang sebagai sampah bisa menghasilkan produk yang berkualitas. Pembuatan kostum dilakukan secara kolaborasi antara guru dan siswa.

“Meskipun awalnya panas saya sangat senang dan bangga karena sudah ditunjuk untuk menggunakan kostum ini, dari bahan sederhana tetapi bisa menghasilkan barang yang bagus dan berguna”. Ujar Qiarra, siswi pemakai kostum karnaval berbahan plastik.

Kontingen karnaval dari Kelurahan Tegalrejo juga dimeriahkan dengan badut yang diperagakan oleh para siswa SDIT Nurul Iman. Sebanyak 4 badut dengan karakter Boboiboy dan Doraemon menghibur warga di sepanjang jalan.

 

Penulis: Alina Tedy Cassiel Hafizhah – kelas 5A – SDIT Nurul Iman

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

Kirim Pesan
Kirim Pesan
error: Content is protected !!