SEKILAS INFO
: - Selasa, 11-08-2020
  • 2 minggu yang lalu / Kepala Tata Usaha SDIT Nurul Iman Purwantoro, Ririn Ekasari mengikuti rapat sosialisasi SIPLAH kerjasama KPRI Makarti dengan CV Zidane di aula korwil bidang pendidikan Kec. Purwantoro.
  • 2 minggu yang lalu / Wali kelas VI sekaligus penulis ijazah Martini, S.Pd.SD mengikuti rapat sosialisasi penulisan ijazah yang diselenggarakan di aula korwil bidang pendidikan Kec. Purwantoro.
  • 2 minggu yang lalu / Kepala Sekolah SDIT Nurul Iman Purwantoro Edi Mulyono, S.Pd.I mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh YPIT Al Huda Wonogiri.

Anak adalah amanah Alloh untuk para orang tua. Anak yang kelak akan menghantarkan kedua orang tuanya bahagia ataukah sengsara. Semua tergantung pada proses pendidikannya.
Kesuksesan manusia tidak hanya di ukur pada kebahagiaan materi dunia. Namun juga kebahagiaan ukhrowi. Anak sebagai amanah, kelak orang tua akan dimintai pertanggungjawaban atas semuanya.
Era globalisasi yang sangat bebas saat ini cukup mengkhawatirkan tumbuh kembang anak karena lingkungan dan pendidikan akan membentuk jati dirinya. Betapa saat ini pemiskinan nilai-nilai agama menjadi fenomena yang biasa, sehingga degradasi moral telah melanda masyarakat dan bangsa kita.
Pendidikan yang benar akan melahirkan insan yang kreatif dan mampu berperan aktif dalam memproduksi kemaslahatan yang menumbuhkan kemanfaatan bagi hidup dan kehidupan. Pendidikan yang benar dan efektif akan mengantarkan manusia menjadi insan yang beradab, sejahtera lahir batin. Sebaliknya, pendidikan yang salah akan menjadikan seseorang bodoh,miskin dan amoral.

Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Iman Purwantoro hadir dengan memadukan ilmu qauliyah (agama) dan kauniyah (umum) menjadi satu kesatuan dalam bangunan kurikulumnya. Selain itu ditunjang dengan ekstrakurikuler yang berbasis Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) mengarahkan siswa untuk memiliki life skill. Sehingga diharapkan akan terlahir peserta didik yang berkualitas baik secara akademik maupun mental spiritualnya. Dengan keterpaduan nilai qauliyah dan kauniyah yang akan mencetak manusia seutuhnya yakni manusia yang memiliki keseimbagan antara aspek akal, ruhiyah dan jasmani. Antara dzikir pikir dan ikhtiar (IQ, EQ, SQ). Antara kognitif, afektif dan psikomotorik. Dari sini diharapkan akan muncul muslim yang spesialis dan berwawasan global. Hal ini mengingat betapa problematika kehidupan ke depan yang sarat dengan tantangan-tantangan zaman.

Video Terbaru