SEKILAS INFO
: - Jumat, 04-12-2020
  • 1 bulan yang lalu / Siswa-siswi SDIT Nurul Iman Purwantoro mengikuti pembahasan soal PTS I mapel Bahasa Jawa secara daring yang diselenggarakan oleh Bidik Purwantoro.
  • 1 bulan yang lalu / Siswa-siswi SDIT Nurul Iman Purwantoro mengikuti pembahasan soal PTS I mapel Matematika secara daring yang diselenggarakan oleh Bidik Purwantoro.
  • 1 bulan yang lalu / Siswa-siswi SDIT Nurul Iman Purwantoro mengikuti pembahasan soal PTS I mapel PKn secara daring yang diselenggarakan oleh Bidik Purwantoro.
Interior Matahari

Wilayah Matahari meliputi inti, zona radiasi, zona konveksi, dan fotosfer. Gas-gas di inti sekitar 150 kali lebih padat dari air dan mencapai suhu setinggi 16 juta derajat C (29 juta derajat F). Energi Matahari diproduksi di inti melalui fusi nuklir atom hidrogen menjadi helium. Di zona radiasi, panas mengalir keluar melalui gas-gas yang sepadat air. Zona radiasi lebih dingin daripada inti, sekitar 2,5 juta derajat C (4,5 juta derajat F). Di zona konveksi, gerakan mengaduk gas membawa energi Matahari lebih jauh ke luar. Zona konveksi sedikit lebih dingin, sekitar 2 juta derajat C (3,6 juta derajat F), dan kurang padat, sekitar sepersepuluh sepadat air. Photosphere jauh lebih sejuk, sekitar 5500 ° C (10.000 ° F) dan jauh lebih padat, sekitar sepersejuta dari air. Turbulensi wilayah ini terlihat dari bumi dalam bentuk bintik matahari, sinar matahari, dan bercak kecil gas yang disebut butiran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Video Terbaru